erp-dev

Frappe Stack — Pengantar & Cara Akses

Panduan ini untuk mempelajari semua aplikasi Frappe yang terpasang di server dev INTINET. Semua aplikasi berjalan di satu site (erpnext.dev.inti.net.id, database tunggal), sehingga datanya saling terhubung — misal pelanggan ERPNext, kontak CRM, dan customer Helpdesk berada pada sistem yang sama.

Diperbarui: 2026-06-07. Data di environment ini adalah data latihan yang dibuat agar terlihat realistis (tanpa awalan khusus). Jangan dipakai untuk operasional/keuangan riil.

1. Daftar aplikasi & alamat

Aplikasi URL Untuk apa
ERPNext https://erpnext.dev.inti.net.id/ ERP inti: penjualan, pembelian, stok, akuntansi, langganan, project
Helpdesk https://helpdesk.dev.inti.net.id/ Tiket gangguan/keluhan pelanggan + Knowledge Base
CRM https://crm.dev.inti.net.id/ Leads, deals, organisasi, aktivitas sales
HR (HRMS) https://hr.dev.inti.net.id/ Karyawan, absensi, cuti, payroll, expense claim
Learning (LMS) https://learning.dev.inti.net.id/ Kursus & pelatihan internal
Drive https://drive.dev.inti.net.id/ Penyimpanan & berbagi dokumen
Builder https://builder.dev.inti.net.id/ Pembuat halaman web tanpa coding
Insights https://insights.dev.inti.net.id/ Dashboard & analitik data

2. Login

halaman login Frappe.

3. Konsep umum antarmuka Frappe

4. Data latihan yang sudah tersedia (ringkas)

Aplikasi Contoh data
ERPNext 15 pelanggan, 8 supplier, 27 item (paket internet + perangkat), penjualan→invoice→pembayaran, 8 langganan, POS, pembelian, stok, project
HRMS 10 karyawan, absensi, cuti, struktur gaji + 5 slip gaji, expense claim
CRM leads, deals, organisasi, task, call log calon pelanggan
Helpdesk 10+ tiket (Open/Replied/Resolved/Closed), 5 artikel KB, ticket type
LMS 3 kursus pelatihan ISP + chapter/lesson, kuis, batch
Drive folder dokumen operasional
Builder halaman landing contoh
Insights workbook & dashboard awal

Tutorial cara memakai tiap aplikasi ada di chapter masing-masing dalam buku ini.

5. Catatan

Tutorial ERPNext (ISP)

Cara memakai ERPNext untuk operasional ISP, langkah demi langkah.

Tutorial ERPNext (ISP)

ERPNext 1 — Login, Navigasi & Master Data

Tutorial dasar memakai ERPNext untuk ISP: cara login, mengenal antarmuka, lalu membuat data master (pelanggan, paket layanan, perangkat, supplier, harga). Antarmuka ERPNext di server ini memakai Bahasa Indonesia.

halaman login ERPNext.

1. Login

  1. Buka https://erpnext.dev.inti.net.id/.
  2. Masukkan email/username dan password akun Anda, klik Login.
  3. Anda masuk ke halaman Rumah (Home/Desk).

2. Mengenal antarmuka (Desk)

halaman Rumah/Desk dengan sidebar dan kotak Pencarian.

Konsep penting: Draft vs Submitted

3. Membuat Pelanggan (Customer)

  1. Pencarian → ketik Pelanggan (Customer) → Enter, atau buka workspace Pelanggan.
  2. Klik + Tambah Pelanggan (New).
  3. Isi field utama: - Nama Pelanggan: mis. Budi Santoso Home Internet. - Jenis Pelanggan: Individual (rumahan) atau Company (bisnis/corporate). - Kelompok Pelanggan & Wilayah/Territory: pilih (mis. Jakarta).
  4. (Opsional) Buka tab Contact & Address untuk menambah PIC, telepon, email, alamat.
  5. Klik Save (Ctrl+S).

form Pelanggan baru terisi.

💡 Contoh data sudah ada: cari pelanggan seperti PT Maju Jaya Abadi atau Budi Santoso di list Pelanggan.

4. Membuat Item Paket Layanan (service / non-stok)

Paket internet bulanan & biaya jasa = Item non-stok.

  1. Pencarian → Barang/Item+ Tambah.
  2. Isi: - Kode Item: mis. PAKET-HOME-50M. - Nama Item: Internet Home 50 Mbps. - Kelompok Item (Item Group): pilih kelompok layanan. - Satuan (UOM): Bulan. - Maintain Stock / Pertahankan Stok: non-aktif (karena layanan).
  3. Tab Penjualan: aktifkan Is Sales Item, set Akun Pendapatan bila perlu.
  4. Save.

form Item layanan (Maintain Stock tidak dicentang).

5. Membuat Item Perangkat (stok)

Perangkat (ONT, router, kabel) = Item stok.

  1. Barang/Item+ Tambah.
  2. Isi Kode (mis. ONT-GPON-1GE), Nama, Kelompok Item, Satuan (Unit/Meter).
  3. Aktifkan Maintain Stock.
  4. Tab Pembelian: aktifkan Is Purchase Item; isi harga beli bila ada.
  5. Tab Penjualan: aktifkan Is Sales Item bila dijual ke pelanggan.
  6. Save. (Stok awal diisi lewat Stock Entry — lihat tutorial ERPNext 3.)

form Item perangkat dengan Maintain Stock aktif.

6. Membuat Supplier/Vendor

  1. Pencarian → Supplier+ Tambah.
  2. Isi Nama Supplier, Grup Supplier, jenis (Company/Individual).
  3. Tambah kontak/alamat bila perlu, lalu Save.

form Supplier baru.

7. Menetapkan Harga (Item Price / Price List)

  1. Pencarian → Daftar Harga Barang / Item Price+ Tambah.
  2. Pilih Item, Price List (mis. Standard Selling untuk harga jual / Standard Buying untuk harga beli), Mata Uang IDR, dan Tarif/Rate.
  3. Save. Harga ini otomatis muncul saat membuat quotation/invoice.

form Item Price.


➡️ Lanjut ke ERPNext 2 — Penjualan & Langganan Bulanan.

Tutorial ERPNext (ISP)

ERPNext 2 — Penjualan & Langganan Bulanan

Siklus penjualan ISP di ERPNext: Penawaran → Sales Order → Surat Jalan → Faktur → Pembayaran, lalu langganan bulanan otomatis (Subscription) dan POS.

1. Quotation (Penawaran)

  1. Pencarian → Penawaran/Quotation+ Tambah.
  2. Quotation To = Customer, pilih Pelanggan.
  3. Di tabel Items, tambah baris: pilih item paket/perangkat, isi Qty dan Rate (harga otomatis bila sudah ada Item Price).
  4. SaveSubmit.

Quotation dengan beberapa item dan total.

2. Sales Order (Pesanan)

  1. Dari Quotation yang sudah Submit, klik Buat / Create → Sales Order. (Atau buat manual via Pencarian → Sales Order.)
  2. Periksa item & tanggal pengiriman, SaveSubmit.

Sales Order status *To Deliver and Bill*.

3. Delivery Note (Surat Jalan) — untuk perangkat

  1. Dari Sales Order → Buat → Delivery Note.
  2. Pastikan Gudang terisi pada baris item perangkat. SaveSubmit.
  3. Efek: stok berkurang (lihat Stock Ledger).

Delivery Note tersubmit.

4. Sales Invoice (Faktur Penjualan)

  1. Dari Sales Order atau Delivery Note → Buat → Sales Invoice. (Atau Pencarian → Faktur Penjualan+ Tambah.)
  2. Periksa item, pajak (PPN), dan Tanggal Jatuh Tempo.
  3. SaveSubmit.
  4. Efek: muncul Piutang di buku besar & laporan Accounts Receivable.

Sales Invoice tersubmit dengan status pembayaran *Unpaid*.

💡 Contoh: cari faktur SINV-2026-0001 dan penjualan POS POS-2026-0001.

5. Payment Entry (Pembayaran Pelanggan)

  1. Dari Sales Invoice tersubmit → klik Buat → Payment / Pembayaran.
  2. ERPNext mengisi jumlah otomatis. Untuk pembayaran sebagian, ubah Paid Amount lebih kecil dari total.
  3. Pilih akun bank/kas penerima, SaveSubmit.
  4. Status faktur berubah: Paid (lunas) atau Partly Paid (sebagian). Faktur lewat jatuh tempo tanpa bayar → Overdue.

Payment Entry & faktur berstatus *Paid*.

6. Langganan Bulanan (Subscription) — inti ISP

Untuk tagihan internet berulang tiap bulan.

6a. Buat Subscription Plan

  1. Pencarian → Subscription Plan+ Tambah.
  2. Isi Plan Name, pilih Item paket internet, Price Determination = Fixed Rate + harga, Billing Interval = Month.
  3. Save.

Subscription Plan paket bulanan.

6b. Buat Subscription

  1. Pencarian → Subscription+ Tambah.
  2. Party Type = Customer, pilih pelanggan; Start Date = tanggal mulai.
  3. Tabel Plans: tambahkan plan + Qty.
  4. Save. ERPNext akan membuat faktur otomatis tiap periode (lewat scheduler).

Subscription aktif terhubung ke pelanggan.

⚠️ Pastikan pengiriman email otomatis mati di environment latihan. Contoh: buka Subscription milik pelanggan Budi Santoso.

6c. (Opsional) Auto Repeat pada faktur

Alternatif sederhana: buka satu Sales Invoice tersubmit → menu ... → Auto Repeat → set Frequency = Monthly, Notify by Email = off. ERPNext menggandakan faktur tiap bulan.

7. POS (penjualan voucher/perangkat di kantor)

ERPNext v16 memakai mode Sales Invoice POS.

  1. (Sekali saja) Pencarian → POS Profile → buat profil: pilih Company, Warehouse, dan Mode of Payment (mis. Kas).
  2. Buka POS Opening Entry → Submit (membuka sesi kasir).
  3. Buat Sales Invoice, aktifkan Is POS, pilih POS Profile, tambah item, isi tab Payments = tunai sejumlah total, Submit (langsung lunas).

Sales Invoice POS (Is POS aktif, pembayaran tunai). Contoh: **POS-2026-0001**.


➡️ Lanjut ke ERPNext 3 — Pembelian & Stok.

Tutorial ERPNext (ISP)

ERPNext 3 — Pembelian & Stok

Siklus pembelian perangkat/bandwidth dan pengelolaan stok gudang ISP.

1. Material Request (Permintaan Pembelian)

  1. Pencarian → Material Request / Permintaan Material+ Tambah.
  2. Purpose = Purchase. Tambah item + qty yang dibutuhkan teknisi/gudang.
  3. SaveSubmit.

Material Request tersubmit.

2. Purchase Order (PO)

  1. Dari Material Request → Buat → Purchase Order, atau Pencarian → Purchase Order+ Tambah.
  2. Pilih Supplier, periksa item, qty, harga beli.
  3. SaveSubmit.

Purchase Order status *To Receive and Bill*. Contoh: **PO-2026-0001**.

3. Purchase Receipt (Penerimaan Barang)

  1. Dari PO → Buat → Purchase Receipt.
  2. Pastikan Gudang penerima terisi (mis. Gudang Pusat). SaveSubmit.
  3. Efek: stok bertambah.

Purchase Receipt tersubmit.

4. Purchase Invoice (Faktur Pembelian)

  1. Dari PO atau Purchase Receipt → Buat → Purchase Invoice.
  2. Periksa item, pajak, tanggal jatuh tempo. SaveSubmit.
  3. Efek: muncul Hutang di laporan Accounts Payable.

Purchase Invoice tersubmit.

5. Bayar Supplier (Payment Entry)

  1. Dari Purchase Invoice → Buat → Payment.
  2. Isi jumlah (penuh atau sebagian), pilih akun bank/kas, SaveSubmit.

Payment Entry supplier & faktur *Paid*.

6. Stok / Inventory

Lihat saldo stok

laporan Stock Balance per gudang.

Stok awal / penyesuaian — Stock Entry

  1. Pencarian → Stock Entry / Entri Stok+ Tambah.
  2. Pilih Stock Entry Type: - Material Receipt: barang masuk (stok awal). - Material Transfer: pindah antar gudang (mis. Pusat → Teknisi). Isi Source & Target Warehouse. - Material Issue: barang keluar untuk instalasi (kurangi stok).
  3. Tambah item + qty, SaveSubmit.

Stock Entry Material Transfer (Pusat → Teknisi).

Stock Reconciliation (stok opname)

Pencarian → Stock Reconciliation → masukkan qty hasil opname → Submit untuk menyamakan sistem dengan fisik.

7. (Opsional) Manufacturing — paket kit instalasi

Bila ingin merakit "kit" dari beberapa komponen: 1. Buat BOM (Bill of Materials): item jadi + daftar komponen + qty. 2. Pencarian → Work Order → pilih item & BOM, qty, gudang, Submit. 3. Buat Stock Entry: Manufacture dari Work Order → komponen berkurang, barang jadi bertambah.

Work Order + Stock Entry Manufacture. (Modul manufacturing belum diisi data contoh — silakan dicoba sendiri dengan membuat BOM dari perangkat + komponen.)


➡️ Lanjut ke ERPNext 4 — Project, Tiket & Laporan Keuangan.

Tutorial ERPNext (ISP)

ERPNext 4 — Project, Tiket & Laporan Keuangan

Mengelola project instalasi, tiket keluhan pelanggan, dan membuka laporan keuangan.

1. Project Instalasi

  1. Pencarian → Project / Proyek+ Tambah.
  2. Isi Project Name (mis. Instalasi POP Bekasi), Customer (bila proyek pelanggan), tanggal mulai/selesai.
  3. Save.

form Project baru. Contoh: project DEMO.

Task (tugas teknisi)

  1. Pencarian → Task / Tugas+ Tambah.
  2. Isi Subject (mis. Survey lokasi), hubungkan ke Project, set Status (Open/Working/Completed), tanggal & PIC.
  3. Save. Ulangi untuk: survey, tarik kabel, pasang ODP, konfigurasi ONT, aktivasi, testing.

daftar Task dalam satu Project (Gantt/list).

Timesheet (catatan jam kerja)

Pencarian → Timesheet → tambah baris waktu per task/aktivitas → Submit. Berguna untuk menghitung jam teknisi.

Timesheet teknisi.

2. Tiket / Keluhan Pelanggan (Issue)

  1. Pencarian → Issue / Masalah+ Tambah.
  2. Isi Subject (mis. Internet lambat), pilih Customer, Priority, dan Issue Type.
  3. Atur Status: OpenRepliedResolvedClosed seiring penanganan.
  4. Save. Tambahkan komentar/aktivitas untuk mencatat tindak lanjut.

Issue pelanggan dengan status. Contoh: cari Issue DEMO.

3. Laporan Keuangan & Operasional

Semua lewat Pencarian (ketik nama laporan) lalu set Company = PT Inti Data Telematika dan rentang tanggal.

Laporan Untuk melihat
Accounts Receivable Piutang pelanggan (faktur belum/seb. dibayar, umur piutang)
Accounts Payable Hutang ke supplier
General Ledger Semua jurnal/buku besar per akun
Profit and Loss Statement Laba rugi (pendapatan vs beban)
Balance Sheet Neraca (aset, kewajiban, ekuitas)
Trial Balance Neraca saldo
Stock Balance Saldo stok perangkat per gudang
Sales/Purchase Register Rekap faktur penjualan/pembelian

Langkah umum: 1. Pencarian → ketik nama laporan (mis. Accounts Receivable) → Enter. 2. Atur filter Company, Tanggal, lalu klik Refresh. 3. Gunakan Menu → Export untuk unduh Excel/CSV/PDF.

laporan Accounts Receivable berisi data. laporan Profit and Loss / Balance Sheet.

4. Jurnal Manual (Journal Entry)

Untuk transaksi non-faktur (biaya admin bank, penyesuaian, saldo awal): 1. Pencarian → Journal Entry / Entri Jurnal+ Tambah. 2. Pilih tipe, tambah baris debit & kredit (harus seimbang), pilih akun, SaveSubmit.

Journal Entry seimbang.


Selesai — Anda sudah melihat siklus lengkap ERPNext untuk ISP. Lihat juga Perbandingan ERPNext vs Dolibarr untuk ringkasan keputusan.

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

Panduan memakai aplikasi Frappe lain di stack yang sama.

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

HR (HRMS) — Karyawan, Absensi, Cuti, Payroll

Mengelola SDM ISP: karyawan, absensi, cuti, penggajian, dan klaim biaya. Akses: https://hr.dev.inti.net.id/ (atau dari Desk ERPNext → modul HR).

Data contoh: 10 karyawan (mis. Agus Pratama – Sales, Joko Susilo – Teknisi Jaringan, Lia Permata – NOC Engineer).

1. Karyawan (Employee)

  1. Buka HR → Employee (atau Pencarian: Employee).
  2. Klik + Add Employee. Isi: nama, gender, tanggal lahir, tanggal bergabung, Company, Department, Designation (mis. Teknisi Jaringan).
  3. Save. Status default Active.

daftar Employee & satu form karyawan.

2. Hari Libur & penugasannya (penting)

HRMS membaca kalender libur lewat Holiday List Assignment, bukan hanya field di Employee. 1. Pastikan ada Holiday List (mis. Hari Libur Nasional 2026). 2. Buka Holiday List Assignment → New: Applicable For = Company, pilih perusahaan, pilih holiday list, isi From Date, lalu Submit. Satu assignment level Company berlaku untuk semua karyawan (dipakai saat hitung slip gaji & cuti).

Holiday List Assignment level Company (status Submitted).

3. Absensi (Attendance)

daftar Attendance.

4. Cuti (Leave)

  1. Leave Allocation → New: beri jatah cuti per karyawan & jenis cuti (mis. Casual Leave 12 hari), Submit.
  2. Leave Application → New: pilih karyawan, jenis cuti, tanggal, set Status = Approved, Submit.

Leave Application Approved.

5. Penggajian (Payroll)

  1. Salary Component: komponen gaji (mis. Gaji Pokok, Tunjangan Transport = Earning; Potongan BPJS = Deduction).
  2. Salary Structure (mis. Struktur Gaji Standar): susun earning & deduction, Submit.
  3. Salary Structure Assignment: tetapkan struktur + gaji pokok (base) ke tiap karyawan, Submit.
  4. Salary Slip → New: pilih karyawan + periode (awal–akhir bulan) → sistem menghitung dari struktur → Submit. Untuk banyak karyawan sekaligus pakai Payroll Entry.

Salary Slip yang sudah dihitung.

6. Klaim Biaya (Expense Claim)

  1. Pastikan ada Expense Claim Type (mis. Transport Teknisi) dengan akun default.
  2. Expense Claim → New: pilih karyawan, tambah baris biaya (tanggal, tipe, jumlah, Cost Center), set Approved, Submit.

Expense Claim teknisi.

7. Rekrutmen (Recruitment)

Data contoh: 2 lowongan (Teknisi Jaringan Lapangan, Customer Support Agent) + 3 pelamar.

  1. Job Opening → New: isi posisi, Designation, perusahaan, status Open.
  2. Job Applicant → New: data pelamar (nama, email) ditautkan ke lowongan; ubah status seiring proses (Open → Hold → Replied → Accepted/Rejected).
  3. Pelamar yang diterima bisa dijadikan Employee lewat tombol Create → Employee.

daftar Job Opening & Job Applicant.

8. Laporan HR

Lewat Pencarian: Employee, Monthly Attendance Sheet, Salary Register, Leave Balance — atur filter perusahaan/periode lalu Refresh.

laporan Salary Register / Monthly Attendance Sheet.

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

CRM — Leads, Deals & Pipeline

Mengelola prospek & peluang penjualan ISP (B2B). Akses: https://crm.dev.inti.net.id/.

Data contoh: organisasi seperti PT Permata Logistik, Universitas Teknologi Mandiri; leads & deals layanan dedicated/business.

1. Konsep CRM Frappe

Alur: Lead (kontak awal) → dikualifikasi → Deal (peluang dengan nilai) → menang/kalah. Didukung Organization, Contact, Task, dan Call Log.

tampilan utama CRM (daftar Leads).

2. Membuat Lead

  1. Menu Leads → + Create.
  2. Isi Nama depan/belakang, Email, No. HP, Organization, dan Status (mis. New, Contacted, Qualified).
  3. Save. Buka lead untuk menambah catatan, tugas, dan log aktivitas.

form/detail Lead.

3. Mengubah Lead jadi Deal

  1. Buka Lead yang sudah Qualified → klik Convert to Deal.
  2. Lengkapi Deal: organisasi, nilai/anggaran, Status pipeline (Qualification → Proposal/Quotation → Negotiation → Won/Lost), perkiraan tanggal closing.
  3. Save. Gunakan tampilan Kanban untuk menggeser deal antar tahap.

papan Kanban Deals per tahap.

4. Organization & Contact

detail Organization dengan deals terkait.

5. Aktivitas: Task & Call Log

daftar Task & Call Log pada satu deal.

6. Tips

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

Helpdesk — Tiket & Knowledge Base

Mengelola tiket gangguan/keluhan pelanggan ISP dan Knowledge Base. Akses: https://helpdesk.dev.inti.net.id/.

Data contoh: 10+ tiket (Internet lambat, LOS merah, upgrade paket, dll) dengan status beragam, 8 customer, 5 artikel KB.

1. Konsep

dashboard Helpdesk (daftar tiket).

2. Membuat & menangani Tiket

  1. Klik + New Ticket. Isi Subject, deskripsi, pilih Ticket Type (mis. Gangguan Layanan), Priority, dan Customer.
  2. Save. Tiket masuk antrian.
  3. Buka tiket: balas pelanggan lewat Reply, tambah catatan internal lewat Comment.
  4. Ubah Status seiring penanganan; set Resolved/Closed bila selesai.
  5. Assign ke agent/team yang menangani.

detail tiket dengan percakapan & panel status/priority.

3. Ticket Type, Priority, Team

pengaturan Ticket Type / Team.

4. Knowledge Base

  1. Menu Knowledge Base.
  2. Buat Category (mis. Panduan Pelanggan) lalu Article (mis. Apa yang dilakukan saat lampu LOS merah).
  3. Tulis isi, set Published. Artikel bisa dibaca pelanggan untuk self-service & ditautkan saat membalas tiket.

daftar/editor Article Knowledge Base.

5. Menjadikan Tiket sebagai Task (integrasi Project)

Helpdesk tidak punya fitur "convert to task" bawaan, jadi sudah ditambahkan link dua arah ke modul Project ERPNext: - HD Ticket punya field Project Task (link ke Task). - Task punya field Helpdesk Ticket (link ke HD Ticket).

Data contoh: semua tiket sudah dibuatkan Task di project Penanganan Tiket Support ISP (status, prioritas, dan due date mengikuti tiketnya).

Melihat task dari tiket: buka tiket di tampilan Desk https://erpnext.dev.inti.net.id/app/hd-ticket/<no-tiket> → lihat field Project Task. Atau buka Projects → Penanganan Tiket Support ISP untuk semua task (lengkap dengan due date, assign teknisi, dan tampilan Gantt).

Membuat task dari tiket baru: 1. Buka tiket (Desk), pada field Project Task klik + Create a new Task, isi judul/tenggat, simpan → otomatis tertaut. 2. Atau buka Task baru di project Penanganan Tiket Support ISP, isi field Helpdesk Ticket dengan nomor tiket. 3. Status task: Open → Working → Completed; assign ke teknisi lewat tombol Assign.

Manfaat: penanganan tiket bisa dijadwalkan (due date), di-assign, dan muncul di laporan/Gantt project — sesuatu yang tidak ada di modul Helpdesk saja.

field *Project Task* pada tiket (Desk) + daftar task di project *Penanganan Tiket Support ISP*.

6. Laporan

Gunakan filter & tampilan list untuk memantau tiket per status, per agent, dan SLA terlewati. Helpdesk juga menyediakan ringkasan/statistik di dashboard.

statistik tiket (per status / per type).

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

Learning (LMS) — Kursus & Pelatihan

Membuat materi pelatihan internal ISP. Akses: https://learning.dev.inti.net.id/.

Data contoh: kursus Dasar Jaringan FTTH untuk Teknisi, Customer Service & Penanganan Keluhan, Pengenalan Billing & Langganan lengkap dengan chapter & lesson, plus kuis dan batch.

1. Konsep

Struktur: CourseChapterLesson. Dilengkapi Quiz, Batch (kelas terjadwal), Enrollment (peserta), dan Category.

katalog kursus LMS.

2. Membuat Course

  1. Masuk sebagai admin/instruktur → Create Course (atau Desk → LMS Course → New).
  2. Isi Title, Short Introduction, Description, pilih Category, dan tambah Instructor.
  3. Set Published agar tampil di katalog. Save.

form pembuatan Course.

3. Chapter & Lesson

  1. Di dalam course, tambah Chapter (mis. Pengenalan FTTH).
  2. Pada tiap chapter, tambah Lesson dan isi materinya (teks, gambar, video, atau kuis).
  3. Susun urutan chapter/lesson sesuai alur belajar.

struktur Chapter & Lesson sebuah course.

4. Quiz

  1. Buat Quiz (judul, total nilai, persentase kelulusan).
  2. Tambah pertanyaan (pilihan ganda/benar-salah) beserta jawaban benar.
  3. Sisipkan quiz ke dalam lesson sebagai evaluasi.

editor Quiz & pertanyaan.

5. Batch & Enrollment

⚠️ Menambah peserta baru butuh akun User. Minta admin membuat akun untuk tiap peserta sebelum enrollment massal.

detail Batch dengan daftar peserta.

6. Tips

Tutorial Aplikasi Frappe (HR, CRM, Helpdesk, LMS, Drive)

Drive, Builder, Insights & Lending

Tiga aplikasi pendukung (Drive, Builder, Insights) dan catatan modul Lending.

A. Drive — penyimpanan dokumen

Akses: https://drive.dev.inti.net.id/. Mirip Google Drive untuk berbagi file tim.

Data contoh: folder Dokumen Operasional ISP, SOP Teknisi, Template Surat & Kontrak.

  1. Buka Drive → pilih Team/Home.
  2. New → Folder untuk membuat folder; New → Upload atau drag-drop untuk mengunggah file (PDF, gambar, dokumen).
  3. Klik kanan file/folder → Share untuk mengatur akses (lihat/edit) per pengguna/tim.
  4. Gunakan Move/Rename/Star untuk merapikan.

tampilan Drive dengan folder & file.

B. Builder — pembuat halaman web

Akses: https://builder.dev.inti.net.id/. Membuat halaman web (landing page) tanpa coding.

Data contoh: halaman INTINET Landing.

  1. Buka Builder → + New Page.
  2. Tarik elemen (heading, teks, gambar, tombol, kolom) ke kanvas; atur teks & style di panel kanan.
  3. Atur Route (alamat halaman) dan Page Title.
  4. Klik Publish untuk menerbitkan; halaman dapat diakses di route tersebut.

kanvas editor Builder.

C. Insights — dashboard & analitik

Akses: https://insights.dev.inti.net.id/. Membuat laporan/visualisasi dari data.

Data contoh: workbook Analisis Pelanggan ISP (data source Site DB) berisi 3 query + 3 chart + 1 dashboard siap pakai: - Penjualan per Bulan (line) — total grand_total Sales Invoice per bulan - Pelanggan per Wilayah (bar) — jumlah Customer per territory - Tiket per Status (pie) — jumlah HD Ticket per status - Dashboard Dashboard Operasional ISP menggabungkan ketiganya.

  1. Data Source: Site DB sudah terhubung ke database site (semua doctype bisa di-query).
  2. Workbook: buka Analisis Pelanggan ISP (atau buat baru lewat + Workbook).
  3. Query: 3 query di atas sudah jadi. Untuk membuat query baru: pilih tabel (mis. tabSales Invoice), tambah langkah Summarize (ukuran + dimensi), filter, dll.
  4. Chart: 3 chart sudah dibuat dari query di atas. Untuk chart baru: dari hasil query klik Add Chart → pilih tipe (bar/line/pie) dan atur sumbu X (dimensi) & Y (ukuran).
  5. Dashboard: dashboard Dashboard Operasional ISP sudah menggabungkan ketiga chart. Anda bisa menambah/menggeser chart lewat drag-drop.

dashboard *Dashboard Operasional ISP* dengan 3 chart.

💡 Semua berjalan di atas data ERPNext/Helpdesk nyata. Bila chart tampil kosong, buka chart → klik Refresh/atur ulang sumbu sekali untuk men-generate ulang hasilnya.

D. Lending — modul pinjaman karyawan

Akses lewat Desk (Pencarian: Loan). Modul sudah dikonfigurasi dan berisi data contoh.

Data contoh: produk Pinjaman Karyawan (bunga 6%/tahun), 3 pengajuan (Loan Application), dan 1 Loan aktif.

Yang sudah disiapkan (konfigurasi awal)

Alur penggunaan

  1. Loan Application → New: pilih Applicant Type = Employee + karyawan, Loan Product Pinjaman Karyawan, jumlah, metode & jumlah periode cicilan, Submit.
  2. Loan → New (atau dari aplikasi yang disetujui): buat pinjaman, isi tanggal mulai cicilan, Submit → jadwal angsuran dibuat otomatis.
  3. Loan Disbursement: cairkan dana (posting ke kas & akun pinjaman).
  4. Loan Repayment: catat pembayaran cicilan (untuk karyawan bisa via potong gaji/Payroll).

Loan Product, Loan Application, dan Loan beserta jadwal angsuran.

💡 Untuk menambah produk pinjaman lain, siapkan akun GL-nya lalu salin pola Loan Product Pinjaman Karyawan.

Panduan per Divisi

Panduan per Divisi

00 — Mulai dari Sini

Panduan per divisi — tiap orang langsung tahu apa yang dikerjakan.

Masuk ke aplikasi

  1. Buka https://erpnext.dev.inti.net.id, login dengan akun SSO.
  2. Buka workspace Intinet ERP di kiri.

Halaman login & workspace Intinet ERP

Konsep: SATU DATA PELANGGAN

Customer 360 — tab Connections pelanggan PT Solusi Data Timur

Menemukan menu

Tekan Ctrl/⌘ + G lalu ketik (mis. Pekerjaan, HD Ticket), atau klik dari workspace Intinet ERP.

Panduan per Divisi

Account Manager

Untuk: Account Manager. Prospek → penawaran → kontrak → serah ke operasional.

A. Catat prospek (Lead)

  1. Menu Lead → + Add Lead.
  2. Contoh isi: Nama = Budi Santoso, Organisasi = PT Cahaya Abadi, Email/No HP, Wilayah = Surabaya.

B. Cek coverage di Opportunity

  1. Dari Lead → Create > Opportunity.
  2. Pada bagian Coverage (INTINET) isi: Status Coverage = Layak, Dicek oleh = tim NOC, Catatan = ODP tersedia radius 150m.

Opportunity — bagian Coverage terisi

C. Penawaran (Quotation)

  1. Dari Opportunity → Create > Quotation.
  2. Contoh isi: Item = Internet Dedicated 50 Mbps, Qty 1, Rate sesuai persetujuan CEO; tautkan Layanan Pelanggan.

Quotation terisi dengan item paket internet

D. Sales Order + Contract (reminder masa habis)

  1. Quotation disetujui → Create > Sales Order.
  2. Buat Contract: tanggal mulai–akhir (mis. 1 thn), centang Reminder 90 Hari, isi Penanggung Jawab Perpanjangan.

Contract dengan Reminder 90 hari

E. Serah terima ke PGA & Laporan

Panduan per Divisi

Finance

Untuk: Finance. Penagihan, pembayaran, hutang, aset, laporan.

CoA mengikuti Accurate (sudah diterapkan ke entitas Intergate & Link Media). Rekening bank riil & email otomatis sedang difinalkan. Faktur pajak tetap di Coretax.

A. Menagih pelanggan (Sales Invoice)

  1. Menu Sales Invoice → + Add; pilih pelanggan (mis. PT Solusi Data Timur).
  2. Contoh isi: Item = Langganan Internet Dedicated 50 Mbps, Qty 1, Rate Rp 3.500.000; isi Layanan Pelanggan = LP-00039. Submit.

Sales Invoice + field Layanan Pelanggan

B. Mencatat pembayaran (multi-bank)

  1. Dari invoice → Create > Payment.
  2. Contoh: Akun bank = BCA (atau Bank Jatim / BJB-Bekasi), jumlah = nilai invoice. Submit → invoice Paid.

Payment Entry — pilih rekening bank

C. Hutang supplier (AP) & Aset

  1. Purchase Invoice untuk tagihan supplier (perlu approval s/d supervisor).
  2. Asset → catat aset + penyusutan garis lurus, tahunan.

D. Laporan

  1. Accounting → Financial Statements: Profit and Loss, Balance Sheet.
  2. Harian: kas masuk/keluar & saldo.

Laporan Laba Rugi / Neraca

Panduan per Divisi

PGA (Pengadaan, Gudang, Aset, SDM)

Untuk: PGA. Pengadaan, gudang, aset, SDM, dan intake pekerjaan dari AM.

A. Pengajuan barang (Material Request)

  1. Menu Material Request → + Add.
  2. Contoh isi: Tujuan = Purchase, Item = SW-GIGA-24 Qty 2, UPS-1200 Qty 1, butuh tanggal. Kirim → disetujui koordinator.

Material Request terisi (contoh)

B. Pembelian (Purchase Order)

  1. Dari MR disetujui → Create > Purchase Order; pilih supplier & entitas pembeli.
  2. Bagian Pembelian (INTINET): bila untuk pelanggan/eksternal, wajib isi Pelanggan/ID Pelanggan.

Purchase Order — bagian Pembelian INTINET

C. Terima & keluarkan barang

  1. Purchase Receipt → masuk stok. Stock Entry / Material Issue → keluar untuk instalasi.

Laporan Stock Balance per gudang

D. Aset & SDM

Panduan per Divisi

Technical Support

Untuk: Technical Support. Eksekusi & catat pekerjaan lapangan lewat DocType Pekerjaan.

Contoh latihan: PEK-00001 (Instalasi, PT Solusi Data Timur, selesai) & PEK-00002 (Visit, dari tiket #0057).

A. Melihat tugas

  1. Menu Pekerjaan → lihat daftar; filter Ditugaskan Ke = Anda, Status = Proses.

Daftar Pekerjaan (contoh PEK-00001 & PEK-00002)

B. Mengisi pekerjaan (contoh Instalasi)

  1. + Add Pekerjaan. Contoh isi: Pelanggan = PT Solusi Data Timur, Layanan = LP-00039, Jenis Pekerjaan = Instalasi, Status Selesai, Ditugaskan ke teknisi, Rincian = tarik FO 250m, pasang ODP, konfig ONT, aktivasi.
  2. Unggah BAST, isi Hasil Speedtest (mis. Down 51 / Up 51 Mbps).

Form Pekerjaan — BAST & Speedtest

C. Material terpakai

  1. Tabel Material Terpakai: mis. SW-GIGA-24 (SN SNSW24-0098) Qty 1, UPS-1200 Qty 1. Barang dari gudang PGA.

Tabel Material Terpakai terisi

Panduan per Divisi

Helpdesk

Untuk: Helpdesk. Terima keluhan, buat tiket, delegasi, serah terima shift.

A. Membuat tiket

  1. Keluhan via WA (atau email untuk RFO) → HD Ticket → + New.
  2. Contoh isi: Subjek = Internet mati - PT Mitra Retail, Pelanggan = PT Mitra Retail Sejahtera, ID Layanan = LP-00037, Prioritas High.

HD Ticket — bagian Pelanggan INTINET

B. Kategori, prioritas, delegasi

  1. Divisi Delegasi = NOC atau Technical Support; assign ke petugas.
  2. Bila perlu lapangan: centang VISIT diperlukan (oleh kepala divisi) → jadi Pekerjaan teknisi.

Tiket — delegasi divisi & VISIT

C. Tutup & serah terima shift

  1. Selesai → isi RFO, tutup tiket.
  2. Serah Terima Shift (contoh STS-2026-00001): isi Shift, Divisi, Ringkasan, Tiket Open, Tindak Lanjut.

Serah Terima Shift terisi

Panduan per Divisi

NOC

Untuk: NOC. Tiket terdelegasi, aset jaringan, dokumentasi teknis.

Monitoring tetap di tools NOC (PRTG/The Dude/NocPortal).

A. Tiket terdelegasi

  1. HD Ticket → filter Divisi Delegasi = NOC; tangani & update status.

B. Dokumentasi Teknis / IP

  1. Dokumentasi Teknis IP → + Add. Contoh (NOC-IP-00001): Site = POP Surabaya Pusat, Perangkat = OLT, Merk = Huawei MA5800-X7, IP = 10.20.30.40, VLAN 100, Status Aktif, PIC, link monitoring.

Form Dokumentasi Teknis IP (contoh NOC-IP-00001)

C. Aset jaringan

  1. Asset → catat perangkat backbone/POP; isi Site NOC, IP Address, Backup Config URL, dan Layanan.

Asset jaringan dengan field NOC

Panduan per Divisi

CEO / Owner — Laporan & Dashboard

Untuk: CEO & Owner. Memantau kondisi perusahaan: keuangan, penjualan, operasional — tanpa perlu input data.

A. Dashboard ringkas

  1. Buka workspace INTINET Manajemen atau app Insights.
  2. Lihat ringkasan: pendapatan, tiket, instalasi, piutang.

Dashboard manajemen / Insights

B. Laba Rugi (Profit and Loss)

  1. Accounting → Profit and Loss Statement. Pilih Company (mis. PT Inti Data Telematika) & periode (bulan/tahun).

Laporan Laba Rugi

C. Neraca (Balance Sheet)

  1. Accounting → Balance Sheet. Pilih Company & tanggal.

Laporan Neraca

D. Piutang & Penjualan

  1. Accounts Receivable → daftar tagihan belum lunas per pelanggan.
  2. Sales Analytics / rekap penjualan → tren penjualan per produk/wilayah.

Laporan Piutang (Accounts Receivable)

Tip: laporan bisa difilter per entitas (Inti / Intergate / Link Media) dan diekspor ke Excel/PDF.