Skip to main content

Drive, Builder, Insights & Lending

Tiga aplikasi pendukung (Drive, Builder, Insights) dan catatan modul Lending.

A. Drive — penyimpanan dokumen

Akses: https://drive.dev.inti.net.id/. Mirip Google Drive untuk berbagi file tim.

Data contoh: folder Dokumen Operasional ISP, SOP Teknisi, Template Surat & Kontrak.

  1. Buka Drive → pilih Team/Home.
  2. New → Folder untuk membuat folder; New → Upload atau drag-drop untuk mengunggah file (PDF, gambar, dokumen).
  3. Klik kanan file/folder → Share untuk mengatur akses (lihat/edit) per pengguna/tim.
  4. Gunakan Move/Rename/Star untuk merapikan.

📷 Foto: tampilan Drive dengan folder & file.

B. Builder — pembuat halaman web

Akses: https://builder.dev.inti.net.id/. Membuat halaman web (landing page) tanpa coding.

Data contoh: halaman INTINET Landing.

  1. Buka Builder → + New Page.
  2. Tarik elemen (heading, teks, gambar, tombol, kolom) ke kanvas; atur teks & style di panel kanan.
  3. Atur Route (alamat halaman) dan Page Title.
  4. Klik Publish untuk menerbitkan; halaman dapat diakses di route tersebut.

📷 Foto: kanvas editor Builder.

C. Insights — dashboard & analitik

Akses: https://insights.dev.inti.net.id/. Membuat laporan/visualisasi dari data.

Data contoh: workbook Analisis Pelanggan ISP dengan 3 query siap pakai (data source Site DB):

  • Penjualan per Bulan (total grand_total Sales Invoice per bulan)
  • Pelanggan per Wilayah (jumlah Customer per territory)
  • Tiket per Status (jumlah HD Ticket per status)
  1. Data Source: Site DB sudah terhubung ke database site (semua doctype bisa di-query).
  2. Workbook: buka Analisis Pelanggan ISP (atau buat baru lewat + Workbook).
  3. Query: 3 query di atas sudah jadi. Untuk membuat query baru: pilih tabel (mis. tabSales Invoice), tambah langkah Summarize (ukuran + dimensi), filter, dll.
  4. Chart: dari hasil sebuah query klik Add Chart → pilih tipe (bar/line/pie). Mis. Penjualan per Bulan → grafik garis; Pelanggan per Wilayah → pie.
  5. Dashboard: susun beberapa chart menjadi satu dashboard di dalam workbook.

📷 Foto: workbook Analisis Pelanggan ISP dengan 3 query + chart.

💡 Query sudah berjalan di atas data ERPNext/Helpdesk nyata — tinggal divisualisasikan jadi chart & dashboard di UI.

D. Lending — modul pinjaman karyawan

Akses lewat Desk (Pencarian: Loan). Modul sudah dikonfigurasi dan berisi data contoh.

Data contoh: produk Pinjaman Karyawan (bunga 6%/tahun), 3 pengajuan (Loan Application), dan 1 Loan aktif.

Yang sudah disiapkan (konfigurasi awal)

  • Akun GL pinjaman: Pinjaman Karyawan (aset), Piutang Bunga/Denda, Suspense, Pendapatan Bunga/Denda.
  • Loan Demand Offset Order Urutan Pelunasan Standar (urutan: Denda → Bunga → Pokok → Biaya).
  • Loan Product Pinjaman Karyawan dengan akun-akun di atas.

Alur penggunaan

  1. Loan Application → New: pilih Applicant Type = Employee + karyawan, Loan Product Pinjaman Karyawan, jumlah, metode & jumlah periode cicilan, Submit.
  2. Loan → New (atau dari aplikasi yang disetujui): buat pinjaman, isi tanggal mulai cicilan, Submit → jadwal angsuran dibuat otomatis.
  3. Loan Disbursement: cairkan dana (posting ke kas & akun pinjaman).
  4. Loan Repayment: catat pembayaran cicilan (untuk karyawan bisa via potong gaji/Payroll).

📷 Foto: Loan Product, Loan Application, dan Loan beserta jadwal angsuran.

💡 Untuk menambah produk pinjaman lain, siapkan akun GL-nya lalu salin pola Loan Product Pinjaman Karyawan.