Skip to main content

ERPNext 1 — Login, Navigasi & Master Data

Tutorial dasar memakai ERPNext untuk ISP: cara login, mengenal antarmuka, lalu membuat data master (pelanggan, paket layanan, perangkat, supplier, harga). Antarmuka ERPNext di server ini memakai Bahasa Indonesia.

📷 Foto: halaman login ERPNext.

1. Login

  1. Buka https://erpnext.dev.inti.net.id/.
  2. Masukkan email/username dan password akun Anda, klik Login.
  3. Anda masuk ke halaman Rumah (Home/Desk).

2. Mengenal antarmuka (Desk)

  • Sidebar kiri: daftar workspace (Rumah, Pelanggan, Supplier, Barang, Faktur penjualan).
  • Pencarian (Ctrl+K): cara tercepat berpindah. Ketik nama menu/dokumen, mis. Pelanggan, Faktur Penjualan, Purchase Order, lalu Enter.
  • List View: daftar dokumen suatu jenis (mis. semua Pelanggan). Ada filter, kolom, dan tombol + Tambah/New.
  • Form View: satu dokumen. Tombol penting di kanan atas: Save (Ctrl+S) lalu Submit untuk dokumen transaksi.

📷 Foto: halaman Rumah/Desk dengan sidebar dan kotak Pencarian.

Konsep penting: Draft vs Submitted

  • Draft (docstatus 0): dokumen masih bisa diedit, belum mempengaruhi stok/akuntansi.
  • Submitted (docstatus 1): dokumen "dikunci", baru mempengaruhi stok & buku besar. Untuk mengubah, harus Cancel lalu Amend.
  • Master data (Pelanggan, Item, dll) cukup Save, tidak perlu Submit.

3. Membuat Pelanggan (Customer)

  1. Pencarian → ketik Pelanggan (Customer) → Enter, atau buka workspace Pelanggan.
  2. Klik + Tambah Pelanggan (New).
  3. Isi field utama:
    • Nama Pelanggan: mis. Budi Santoso Home Internet.
    • Jenis Pelanggan: Individual (rumahan) atau Company (bisnis/corporate).
    • Kelompok Pelanggan & Wilayah/Territory: pilih (mis. Jakarta).
  4. (Opsional) Buka tab Contact & Address untuk menambah PIC, telepon, email, alamat.
  5. Klik Save (Ctrl+S).

📷 Foto: form Pelanggan baru terisi.

💡 Contoh data latihan sudah ada: cari DEMO-CUST- di list Pelanggan.

4. Membuat Item Paket Layanan (service / non-stok)

Paket internet bulanan & biaya jasa = Item non-stok.

  1. Pencarian → Barang/Item+ Tambah.
  2. Isi:
    • Kode Item: mis. PAKET-HOME-50M.
    • Nama Item: Internet Home 50 Mbps.
    • Kelompok Item (Item Group): pilih kelompok layanan.
    • Satuan (UOM): Bulan.
    • Maintain Stock / Pertahankan Stok: non-aktif (karena layanan).
  3. Tab Penjualan: aktifkan Is Sales Item, set Akun Pendapatan bila perlu.
  4. Save.

📷 Foto: form Item layanan (Maintain Stock tidak dicentang).

5. Membuat Item Perangkat (stok)

Perangkat (ONT, router, kabel) = Item stok.

  1. Barang/Item+ Tambah.
  2. Isi Kode (mis. ONT-GPON-1GE), Nama, Kelompok Item, Satuan (Unit/Meter).
  3. Aktifkan Maintain Stock.
  4. Tab Pembelian: aktifkan Is Purchase Item; isi harga beli bila ada.
  5. Tab Penjualan: aktifkan Is Sales Item bila dijual ke pelanggan.
  6. Save. (Stok awal diisi lewat Stock Entry — lihat tutorial ERPNext 3.)

📷 Foto: form Item perangkat dengan Maintain Stock aktif.

6. Membuat Supplier/Vendor

  1. Pencarian → Supplier+ Tambah.
  2. Isi Nama Supplier, Grup Supplier, jenis (Company/Individual).
  3. Tambah kontak/alamat bila perlu, lalu Save.

📷 Foto: form Supplier baru.

7. Menetapkan Harga (Item Price / Price List)

  1. Pencarian → Daftar Harga Barang / Item Price+ Tambah.
  2. Pilih Item, Price List (mis. Standard Selling untuk harga jual / Standard Buying untuk harga beli), Mata Uang IDR, dan Tarif/Rate.
  3. Save. Harga ini otomatis muncul saat membuat quotation/invoice.

📷 Foto: form Item Price.


➡️ Lanjut ke ERPNext 2 — Penjualan & Langganan Bulanan.